Gebyar PAUD Terapkan Program Pesantren Qur’ani ,Selama Bulan Ramadhan.

Uncategorized94 Dilihat

FORKOTNews – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan.langkah ini pun sebagai bentuk bantuan bagi pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

tumbuh dan berkembang anak ini pun diharapkan bukan pada ilmu pada umumnya namun sejak dini untuk membentuk moral para anak tentu perlu dan penting pula ilmu agama atau pembelajaran pesantren diri bagi mereka.

Karena itu, Bunda PAUD kabupaten Gorontalo, Prof. Fory Naway mengatakan selama bulan puasa agar seluruh jenjang PAUD dan TK untuk menerapkan program tambahan yakni Pesantren Qurani.

Program pesantren Qurani ini pun salah satu program tambahan untuk mengembangkan pendidikan  perkembangan usia dini lewat program PAUD di Kabupaten Gorontalo.

“Program pesantren Qurani mencakup beberapa layanan kepada anak dalam rangka mengisi bukan suci ramadhan,” kata Fory Naway, saat menghadiri gebyar PAUD dibeberapa kecamatan pekan kemarin.

lanjut Fory, program pesantren Qurani itu mencakup, Membaca buku dengan tema Ramadhan, Sholat Berjamaah, Mengaji bersama, Menceritakan kisah-kisah nabi dan Rasul, Mengajak anak-anak berkunjung ke panti Asuhan untuk berbagi, Memberi makanan kepada tetangga untuk berbuka, Menyiapkan makanan untuk berbuka puasa serta Anak-anak dilatih untuk berpuasa,praktek wudlu,sholat berjamaah, pengenalan ramadhan, keutamaan serta aktifitasnya,mendengarkan dongeng islam,serta berbuka puasa bersama.

Guru besar tetap UNG itu menambahkan, semua layanan program pesantren qurani diterapkan diseluruh sekolah PAUD maupun TK di Kabupaten Gorontalo.

“Waktunya diatur,mulai jam jam 8 s/d jam 9 pagi. Itu disekolah ,”ungkap Fory.

Ia pun berharap, metode pesantren qurani dilanjutkan di rumah masing -,masing dan itu atas bimbingan orang tua.

” Disekolah ada guru -guru yang membimbing sdan dilanjutkan rumah atas bimbingan orang tua,”tandasnya. (van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *